banner 728x250

Pemkab Basel Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas

banner 120x600

BE,TOBOALI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVII dan Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023, di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Selasa (02/05/2023).

Wakil Bupati Debby Vita Dewi pemimpin Apel upacara mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Tanggal 2 Mei adalah tanggal yang istimewa sekaligus bersejarah. Selain menjadi peringatan Hardiknas, 2 Mei pula merupakan tanggal kelahiran tokoh pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara yang lahir pada 2 Mei 1889.

Selain peringatan Hardiknas, tanggal 2 Mei juga diperingati sebagai Hari Otonomi Daerah. Otonomi daerah merupakan tonggak sejarah bagi kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya dalam administrasi pemerintahan di Indonesia.

Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Elfan mengatakan, Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023 ini Ada beberapa isu yang menjadi titik berat dari Kemendikbud.

Pertama terkait dengan kurikulum merdeka. Belajar itu memang ditekankan karena pada tahun 2024 nanti itu akan dievaluasi. Makanya kita berharap semua sekolah kita sudah menjalankan kurikulum tersebut.

Lalu yang ke kedua itu terkait dengan platform pendidikan. Suatu platform yang dikembangkan oleh Kemendikbud untuk melihat evaluasi pendidikan sebuah daerah itu seperti apa. Itu memang belum kita laksanakan berupa rapot pendidikan. Tapi memang tahun ini rencananya mau kita uji coba.

Selanjutnya yang ketiga, terkait dengan fleksibilitas dana Bantusn Operasional Sekolah ( BOS) dan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan ( BOSP). Tahun ini juga akan mulai kita terapkan sehingga tujuan dari Kemendikbud itu agar semua operasional sekolah dapat dilaksanakan dengan sebaik baiknya. Itu saja 3 isu yang terkait dengan hari pendidikan Nasional 2023 untuk di Kabupaten Bangka Selatan.

Sedangkan untuk di Kabupaten Bangka Selatan, terkait penerapan Kurikulum Merdeka untuk Sekolah Dasar (SD) sudah 41 dari 90 Sekolah yang menerapkan. Untuk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) bulan Mei di ajaran baru akan diterapkan Kurikulum Merdeka. Tahun ini Kurikulum Merdeka tetap akan di terapkan karena tahun depan itu rencananya semua akan dievaluasi oleh pemerintah pusat.

“Makanya tahun ini kita harapkan semuanya sudah bisa jalan Kurikulum Merdeka di tahun ajaran baru. Sedangkan untuk sekolah yang belum menerapkan kurikulum Merdeka, masih menerapkan kurikulum lama. tahun depan akan dievaluasi Pemerintah Pusat,” tutup Elfan. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *