banner 728x250

Kontroversi Tambang Bos Monok: SKOS Digunakan Tanpa SPK di Wilayah WIUP PT. Timah Tbk Toboali

BE,TOBOALI– Pada Kamis tanggal 25 Januari 2024, Wastam Aluvial IV PT. Timah Tbk Toboali Rusli mengungkapkan bahwa tambang Bos Monok di WIUP PT. Timah Tbk Toboali saat ini beroperasi hanya dengan Surat Keterangan Operasional Sementara (SKOS), tanpa Surat Perintah Kerja (SPK) yang dikeluarkan oleh perusahaan, Jumat (26/01/2024).

Meskipun SPK belum terbit, Rusli menyatakan bahwa mereka diberi izin untuk bekerja menggunakan SKOS, mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.

Rusli menjelaskan bahwa penambangan dilakukan oleh mitra usaha PT. Timah Tbk, CV Jaya Mandiri, di Dusun Prit 3, Desa Gadung. Ansori, sebagai penanggung jawab di lapangan, mengelola produksi yang fluktuatif antara 30-60 kilogram per unit, dengan total 4 unit tambang.

Namun, pengamatan media mengindikasikan bahwa penambangan dilakukan tanpa mematuhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan tanpa papan pemberitahuan wilayah WIUP.

Perusahaan menyatakan bahwa SOP telah diikuti dengan benar, sementara media dan pihak terkait dapat menggali lebih dalam terkait kepatuhan dan dampak aktivitas tambang ini.

Situasi ini menciptakan kekhawatiran terkait kepatuhan perusahaan terhadap prosedur keselamatan dan regulasi pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *