banner 728x250

Polres Basel Gelar Tes Psikologi untuk Pemegang Senpi

BE,TOBOALI- Tim Psikologi Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan tes psikologi terhadap 51 anggota Polres Bangka Selatan yang merupakan calon pemegang senjata api atau senpi, di Aula Sanika Satyawada Polres Bangka Selatan, Rabu (20/09/2023).

Tim Psikologi dari Polda Bangka Belitung memberikan berbagai layanan, termasuk konseling, pemeriksaan psikologi senjata api, personel klinis psikologi, pemetaan jabatan, dan pengisian E-mental.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para personel yang memegang senjata api tidak memiliki masalah psikologis yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas mereka di lapangan.

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Toni Sarjaka, menjelaskan pentingnya tes psikologi ini. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap pemegang senjata api atau yang akan mengizinkan dirinya menggunakan senjata api memiliki kelayakan psikologis yang diperlukan. Materi ujian psikologi mencakup berbagai aspek, termasuk ketelitian, klasifikasi objek, hingga kepribadian.

Bagi personel yang dinyatakan memenuhi syarat hasil tes psikologi, mereka akan diberikan izin memegang senjata api. Ini penting untuk menunjang tugas di lapangan dalam rangka menjaga Harkamtibmas (Ketertiban dan Keamanan) serta penegakan hukum, yang seringkali mengandung risiko dan ancaman dalam pelaksanaan tugas.

Kapolres berharap seluruh personel akan lulus tes psikologi, sehingga dapat memastikan bahwa petugas di lapangan yang memegang senjata api telah memiliki kualifikasi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Personil yang mengikuti pemeriksaan Psikologi termasuk Kabag SDM, para Kasat Opsnal, para Kasi, para Kapolsek, dan personel Polres Bangka Selatan.

“Kepada personel khusus pemegang senpi atau pun yang baru mengajukan, dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga mendapatkan nilai lulus dan layak direkomendasikan untuk memegang senjata api sebagi kelanjutan dalam tugas di lapangan,” tutup Toni.

Tes psikologi ini merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga kualifikasi psikologis petugas yang bertugas dalam menjaga keamanan dan perdamaian di Bangka Selatan.(Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *