banner 728x250

Pj Gubernur Babel Dukung Program Pemkot Pangkalpinang

banner 120x600

BE,PANGKALPINANG- Pj Gubernur Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu mengapresiasi prestasi-prestasi dan kemajuan Kota Pangkalpinang di bawah kepemimpinan Maulan Aklil saat bersilaturahmi ke kantor Pemkot Pangkalpinang, Selasa, (18 April 2023) di ruang Smart Room Center (SCR).

“Setiap hari mulai pukul 06.00 saya jalan pagi di Pangkalpinang ini. Melihat kebersihan kota cukup tertata dengan rapi namun ada beberapa sisi tetap harus dibenahi.

Kolaborasi antara Pemprov Bangka Belitung dan Pemkot Pangkalpinang sama-sama ingin membangun konsep lingkungan hidup untuk keberlanjutan ke depan. Sangat mendukung program kebersihan lingkungan yang sudah berjalan dengan baik tersebut,” kata Pj Gubernur Suganda.

Selain itu, Suganda juga meminta dukungan untuk PKK sebagai salah satu organisasi terbesar. Ada lima konsep pembangunan kata dia yang bisa dikolaborasikan dengan PKK diantaranya program stunting dan penanganan inflasi.

“Kita akan berkolaborasi dengan banyak program yang bisa kita sinergikan sehingga Kota Pangkalpinang menjadi ikon dengan segala hal yang sudah dilakukan pak wali kota. Kami mendukung apa yang sudah dilakukan,” imbuhnya.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menambahkan, ada satu hal yang diharapkan agar Pemprov Babel dapat membantu, yakni terkait pembangunan TPA Regional. Tidak ada tempat untuk memindahkan TPA.

Ini permintaan kami dari dulu, sempat sudah mau deal tapi tidak berjalan. Kami memohon kepada Pak Pj Gubernur untuk membantu karena wewenang itu ada diprovinsi yang berhubungan dengan kabupaten-kota.

“Ada banyak hal yang diusulkan ke Pj Gubernur terkait usulan-usulan lama yang belum terealisasi, seperti pembangunan pelabuhan, pasar pagi dan TPA Regional. Saya berharap dengan kepemimpinan Pj Gubernur hal-hal yang diusulkan dulu dapat terealisasi.

Beliau adalah orang pusat mungkin punya teman-teman di sana yang bisa dihubungi dan diminta tolong untuk pembangunan Pangkalpinang, karena isu-isu yang disampaikan itu adalah isu-isu yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu dekat,” tutup Molen. (merpinas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *