banner 728x250

Pemkab Basel Apresiasi Imigrasi Lakukan Jemput Bola Pembuatan Paspor

banner 120x600

BE,TOBOALI- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang telah melaksanakan kegiatan jemput bola atau turun ke lapangan dalam Pelayanan Pembuatan Paspor, bertempat di Balai Wisata Toboali, Rabu (10/05/2023).

Hal ini merupakan inovasi dalam memberikan kemudahan Pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi layanan “Pasir Kuarsa” yaitu Pelayanan Keimigrasian Keluar Masuk Desa dari kantor Imigrasi Pangkalpinang. jemput bola pelayanan pembuatan paspor yang seperti inilah yang di tunggu-tunggu masyarakat,” ucap Yuri Siswanto Kadis Kominfo Basel.

Adanya pelayanan jemput bola seperti ini tentu sangat membantu masyarakat, terutama semakin mudah dalam membuat paspor, terlebih saat ini pembuatannya langsung di Balai Wisata Toboali.

Sementara itu, Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Darori mengatakan, Kegiatan Pelayanan Keimigrasian hadir langsung di tengah masyarakat yang saat ini kita laksanakan di Kabupaten bangka selatan, tepatnya di kota Toboali.

“Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara kami dari Kemenkumham Kepulauan Bangka Belitung dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan. Layanan jemput bola ini merupakan yang pertama kali di Bangka Selatan tahun 2023 ini,” ucap Darori.

Pelayanan yang diselenggarakan ini adalah permohonan dokumen perjalanan Republik Indonesia yang lazim kita sebut paspor baik itu penggantian paspor karena habis masa berlakunya maupun permohonan paspor baru.

Masyarakat mendaftar ke Kominfo kemarin, terus hari ini datang dengan membawa dokumennya dan dilakukan perekaman data biometrik saat ini. Setelah itu, mereka melakukan pembayaran di Bank, kantor Pos, Indomart atau bisa juga melalui e Banking.

“Artinya, biaya yang dibayar oleh warga masyarakat ini memang biaya resmi dan tidak ada biaya yang dibayarkan kepada petugas imigrasi kita. Di sini tidak ada transaksi apapun, begitupun di Kantor Imigrasi kami sudah lama tidak ada transaksi apapun karena dibayarkan mandiri oleh masyaraka,” tegas Darori.(yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *