banner 728x250

Operasi PETI Menumbing 2023: 4 Tersangka Terjaring dan Ungkap Kasus Tambang Ilegal

BE,BANGKA SELATAN– Dalam upaya mengatasi maraknya tambang ilegal di wilayah Bangka Selatan, Polres Basel telah melaksanakan Operasi Penertiban Tambang Ilegal (PETI) Menumbing 2023.

Operasi yang berlangsung selama 12 hari, mulai dari tanggal 1 hingga 12 Agustus 2023, berhasil mengamankan empat aktivitas terkait tambang ilegal dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 15 Agustus 2023, di Aula Wira Pratama.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bangka Selatan, AKBP Toni Sarjaka, mengungkapkan bahwa dari empat kasus yang terungkap, dua di antaranya adalah target operasi (TO), sementara dua kasus lainnya masuk dalam kategori operasi non target (Non TO).

“Keempat tempat yang diamankan terdiri dari tiga penambang ilegal dan satu timah pengepul,” ucap Toni Sarjaka.

Hasil operasi ini juga ikut mengamankan barang bukti yang signifikan, termasuk alat Tambang Inkovensional (TI) serta pasir timah dengan total berat 483 kg. Dari dua kasus TO, tiga tersangka penambang ilegal berhasil diamankan di lokasi tambang ilegal di Kecamatan Toboali. Para tersangka yang diidentifikasi sebagai Ks, Mu, dan Ah, ditangkap saat sedang beraktivitas di lokasi tersebut.

Sementara itu, seorang tersangka non TO bernama Mu, yang merupakan seorang pengepul timah, berhasil diamankan di Desa Paku, Kecamatan Payung. Barang bukti yang diamankan dari kelompok ini adalah delapan kampil pasir timah dengan berat total 483 kg.

Kapolres Toni menjelaskan bahwa ketiga pelaku penambangan ilegal akan dijerat dengan pasal 158 UU No 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU No 4 Tahun 2009 tentang Minerba. Ancaman hukuman yang diberikan adalah 5 tahun penjara.

Sementara pelaku pengepul, Mu, akan dijerat dengan pasal 161 UU No 3 Tahun 2020 perubahan UU No 4 Tahun 2009 tentang Minerba, dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara.

Dengan operasi PETI ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami wilayah yang diperbolehkan untuk aktivitas tambang yang sah, serta membedakan mana yang berizin dan mana yang tidak. Operasi ini menjadi langkah penting dalam memberantas aktivitas tambang ilegal di wilayah Bangka Selatan.

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Toni Sarjaka, mengakhiri konferensi pers dengan harapan bahwa operasi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan dalam melakukan aktivitas pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *