banner 728x250

Kolaborasi dengan Koperasi Pelita Anugerah Harapan, PT Timah Tanam 2500 Mangrove di Pantai Perepat Mati Pangkalpinang

BE,PANGKALPINANG – Mangrove berperan penting untuk menjaga ekosistem pesisir, mangrove juga beperan untuk menyerap karbondioksida yang penting untuk mengendalikan perubahan iklim akibat pemanasan global.

Menyadari pentingnya mangrove untuk eksositem lingkungan, PT Timah terus menggalakkan penanaman mangrove di wilayah operasional. Hal ini sebagai bentuk pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dilakukan PT Timah.

Kali ini, PT Timah berkolaborasi dengan Koperasi Pelita Anugerah Harapan menanam 2500 pohon mangrove di Pantai Perepat Mati, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (2/5/2024).

Sekertaris Koperasi Pelita Anugerah Rudi Hartono, mengatakan, dnega adanya penanaman mangrove ini bisa memberikan banyak manfaat untuk lingkungan mereka diantaranya untuk mencegah abrasi dan juga menjadi tempat untuk berkembang biaknya biota laut.

“Mudah-mudahan, mangrove yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dengan baik. Untuk saat ini, kami sudah menyiapkan sekitar 6000 bibit mangrove. Dan Alhamdullilah, hari ini sudah kita tanam sebanyak 2500 pada tahap pertama, dan rencananya akan kita tanami sisanya tersebut ditahap kedua,” katanya.

Ia menyebutkan, mereka melakukan pembibitan sendiri dengan memanfaatkan bibit dari areal kawasan tersebut, sehingga nantinya bisa bertahan. Pasalnya berdasarkan pengalaman mereka jika mengambil bibir dari tempat lain rentan tidak tumbuh.

Rudi berharap, kolaborasi bersama PT Timah Tbk dapat terus berlanjut sehingga mereka terus menggalakkan penanaman mangrove di kawasan tersebut untuk menjaga eksositem.

“Mudah-mudahan, kedepannya kolaborasi seperti ini dapat berlanjut. Karena di daerah Pantai Perepat Mati ini masih berlumpur dan masih banyak juga yang belum ditanami bakau. selain itu juga, mudah-mudahan penanaman 2500 bibit ini tidak gagal. Kami juga berharap, kedepannya bibit-bibit yang sudah ditanam ini dapat menjadi bahan study banding juga nantinya,” katanya.

Upaya anggota holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah dalam melaksanakan penanaman mangrove ini turut diapresiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepuluan Bangka Belitung.

Pejabat Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eva Kusyaningrum mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan penanaman mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan.

“Dengan adanya kegiatan ini, artinya semakin banyak masyarakat yang sadar akan kebutuhan tanaman mangrove dan manfaatnya. Apalagi ini melibatkan kelompok masyarakat,” katanya.

Eva menjelaskan, mangrove memiliki banyak manfaat diantaranya melestarikan lingkungan, memberikan dampak ekonomi bagi nelayan. Dirinya juga berharap peran serta PT Timah Tbk dalam pelestarian lingkungan dapat terus ditingkatkan.

“Semoga kedepan, PT Timah terus terlibat dalam pengelolaan lingkungan. Karena, dengan adanya kegiatan penanaman seperti ini dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik. Apalagi tanaman mangrove sekarang sedang digalakkan terkait manfaat untuk karbon trade,” ungkapnya.

PT Timah kerap melakukan penanaman mangrove yang berkolaborasi dengan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Berbagai wilayah penanaman mangrove diantaranya di Bangka Barat, Bangka Tengah dan wilayah lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *