banner 728x250

Bupati Riza Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Desa Melalui 250 Usahawan Baru

BE,TOBOALI- Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, kembali mengukuhkan komitmen pemerintahannya dalam memajukan perekonomian masyarakat di desa-desa, Senin (21/08/2023).

Dengan terobosan kebijakan yang inovatif, Bupati Riza meluncurkan program perubahan yang bertujuan untuk menciptakan 250 usahawan baru dalam lingkup pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Senin, tanggal 16 Agustus 2023, Bupati Riza menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Prioritas Janji Politis yang berfokus pada Bantuan Usaha bagi Pelaku UMKM. Program ini mengusung pendekatan holistik dengan menyediakan pelatihan dan bantuan peralatan usaha kepada calon wirausaha dari kalangan masyarakat desa.

Untuk mewujudkan program ini, Bupati Riza menyusun strategi kolaborasi antara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bangka Selatan. Melalui kerja sama ini, diharapkan mampu menciptakan efek sinergis yang memperkuat program dampak pada perkembangan ekonomi desa.

“Bantuan Usaha bagi Pelaku UMKM tidak hanya diberikan kepada yang telah bergerak, tetapi juga penting untuk menciptakan usahawan baru. Ini adalah tantangan yang berat, terutama mengingat sasaran kami adalah individu dengan kondisi ekonomi yang kurang stabil. Oleh karena itu, Baznas Bangka Selatan akan memainkan peran kunci dalam program ini,” ungkap Bupati Riza dalam konferensi pers.

Program diarahkan untuk menyentuh setiap desa di wilayah Bangka Selatan, dengan target 250 calon wirausaha yang tersebar merata. Bupati Riza juga mengumumkan bahwa Baznas Bangka Selatan akan bertanggung jawab dalam pemilihan program penerima, dengan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan. Para kepala desa diharapkan segera mengajukan calon penerima program kepada Baznas.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Baznas Bangka Selatan, program ini menargetkan penciptaan 1000 wirausaha yang tersebar di seluruh wilayah Bangka Selatan. Beberapa bidang usaha yang telah teridentifikasi meliputi jasa servis HP, pangkas rambut, pencucian kendaraan motor, sablon, dan kuliner. Peserta program akan mengikuti pelatihan usaha sebelum mendapatkan bantuan peralatan yang diperlukan.

Pada tahap awal, program ini telah dimulai di beberapa desa, termasuk Desa Nangka dan Nyelanding. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menggerakkan ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja baru, serta memenuhi kebutuhan lokal melalui berbagai jenis usaha yang dikembangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *