banner 728x250

Bapak Sucipto; Rahasia Sukses di Balik Kebun Buah 8 Hektar yang Menakjubkan

BE,TOBOALI- Di tengah gemuruh alam, terdapat sebidang kebun buah yang memukau dengan luasnya yang mencapai 8 hektar. Namun, keindahan ini bukanlah tanpa susah payah. Ada satu sosok di balik kesuksesan kebun buah yang menakjubkan ini: Bapak Sucipto, seorang praktisi kebun atau pelaku pertanian yang gigih dari Lampung.

Ditemui di kebunnya yang rimbun, Bapak Sucipto dengan bangga memperkenalkan varietas buah-buahan yang tumbuh subur di sini.

“Alhamdulillah, Buah-buahan ini sudah berumur 2,5 tahun, tahun kemarin sudah ada yang berbuah,” ucapnya dengan senyum yang menggambarkan kepuasannya, Selasa (05/03/2024).

Mengelola kebun buah seluas 8 hektar bukanlah tugas yang mudah. Namun, Bapak Sucipto menjadikan setiap tantangan sebagai batu loncatan menuju kesuksesan. Dengan penuh dedikasi, ia merawat berbagai jenis buah-buahan berkualitas tinggi, seperti:

Alpukat: Terdapat 865 batang dengan berbagai macam jenis seperti Alpukat Miki, Alpukat Kendil, Alpukat Aligator, Alpukat Siger, Alpukat Mentega, dan Alpukat Jayen.

Durian Musang King: Sebanyak 100 batang durian Musang King, yang dikenal akan rasa dan aromanya yang khas.

Jeruk vw: 250 batang jeruk vw, memberikan aroma segar dan rasa yang memikat.

Mangga: 250 batang mangga dengan variasi Mangga Harum Manis dan Mangga Madu, yang merupakan favorit pecinta buah.

Kelapa Nias: 250 batang kelapa Nias, yang kaya akan air kelapa yang menyegarkan.
Budidaya Berkelanjutan
Keberhasilan ladang buah ini tidak lepas dari upaya Bapak Sucipto dalam menerapkan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan.

“Kunci utama kesuksesan kebun buah ini adalah perawatan yang konsisten dan penuh kasih sayang dan memastikan setiap pohon mendapatkan perawatan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya,” papar Bapak Sucipto.

Namun, dibalik keberhasilannya terdapat rahasia yang patut dicontoh. Bapak Sucipto tidak segan untuk berbagi beberapa tips agar kebun buah Anda juga dapat mencapai produktivitas yang sama.

1. Pemilihan Varietas yang Tepat
Menurut Bapak Sucipto, pemilihan varietas buah yang tepat sangat penting untuk keberhasilan sebuah kebun.

“Sesuaikan dengan iklim dan kondisi tanah di lokasi Anda,” tambahnya.

2. Perawatan Rutin
Tidak ada jalan pintas dalam merawat kebun buah.

“Saya selalu melakukan perawatan rutin mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pemangkasan secara berkala,” ungkap Bapak Sucipto.

3. Pemanfaatan Teknologi
Bapak Sucipto tidak ragu untuk memanfaatkan teknologi dalam mengelola kebunnya.

“Saya menggunakan sistem irigasi otomatis dan aplikasi pertanian untuk memantau perkembangan kebun,” jelasnya.

4. Pendekatan Organik
“Saya lebih memilih pendekatan organik dalam mengelola kebun buah saya. Ini lebih ramah lingkungan dan hasilnya pun lebih sehat,” tutur Bapak Sucipto dengan tegas.

Dengan menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi penggunaan pestisida kimia, kebun buah ini mampu menghasilkan buah-buahan berkualitas tinggi yang ramah lingkungan.

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi Bapak Sucipto dan keluarganya, kebun buah ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal, kebun buah ini menjadi contoh nyata bagaimana pertanian dapat menjadi motor penggerak ekonomi di daerah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *