banner 728x250

Amran Beberkan Peran PT Timah Meningkatkan Ekonomi Nelayan

BE,SAWANG LAUT — PT Timah terus membina Pokdakan Maju Bersama, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun dalam melakukan budidaya kakap putih.

Sebelumnya, PT Timah melalui program POS PELAUT (Polikultur Silvofishery sebagai Pemberdayaan Nelayan Sawang Laut) membina kelompok ini untuk membudidayakan kakap putih untuk mendorong perekonomian masyarakat.

Program budidaya kakap putih yang semula dibantu PT Timah, kini telah berkembang dan terus meningkat.

Kali ini, Pokdakan Maju Bersama PT Timah melepaskan bibit Kakap Putih sebanyak 3000 ekor yang diperoleh dari BPLP ( Budidaya Perikanan Laut Persyaratan) Batam di Kolam Pembesaran ikan milik Pokdakan Maju Bersama, Senin (22/4/2024).

Salah satu penyuluh dari BPLP Batam Pepeng menyampaikan bahwa Pokdakan Maju Bersama yang dibina PT Timah telah berhasil dan mampu membudidayakan ikan Kakap Putih.

Keberhasilan budidaya kakap putih ini terlihat dari banyaknya ikan kakap putih yang dapat berkembang dengan baik.

“Pokdakan Maju Bersama binaan dari PT Timah melalui program Pos Laut dari Desa Sawang Laut ini telah berhasil dalam membudidayakan pembesaran ikan Kakap Putih ini dengan baik itu dapat dilihat dari banyaknya Kakap Putih yang mampu hidup serta berkembang di kolam yang pembesaran ini dengan baik,” katanya.

Hal ini kata dia tak lepas dari keinginan kelompok Pokdakan Maju Bersama untuk bisa berhasil dan tentunya ini tak lepas dari dukungan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID PT Timah dalam memajukan ekonomi masyarakat nelayan.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Maju Bersama Amran menyampaikan apresiasi kepada PT Timah yang telah membuat program budidaya Kakap Putih ini. Dengan adanya program ini mereka mampu meningkatkan ekonomi bagi keluarga.

“Saya selaku ketua Pokdakan Maju Bersama mewakili seluruh anggota mengucapkan terima kasih kepada PT Timah atas bantuan serta program pembesaran Kakap Putih ini kepada kami sehingga saya dan anggota mampu memperbaiki ekonomi bagi keluarga bukan hanya mengadakan hasil dari melaut saja,” ucapnya.

Ia menyebutkan, mereka beruntung mendapatkan perhatian dan pembinaan dari PT Timah dalam mengembangkan budidaya kakap putih.

“Walaupun program ini telah berjalan dan kami bisa dibilang mandiri, akan tetapi pendamping serta pengawasan masih terus diberikan sehingga ini membantu kami apabila terjadi suatu kendala,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *