banner 728x250

3.718 Desa Aktif Berkomitmen untuk Maju! Ini Desa BRILian Terbaik Yang Siap Bersaing di Nugraha Karya 2023

banner 120x600

BE,Jakarta – Pemberdayaan wilayah perdesaan menjadi isu penting karena berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022, dari total 74.051 desa di Indonesia, kurang dari 35% yang masuk dalam kategori maju dan mandiri. Hal itu lah yang menjadi perhatian khusus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mengembangkan program Desa BRILian sejak 2020 lalu.

Program inkubasi desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa berlangsung hingga Oktober 2023, telah diikuti oleh 3.178 desa yang aktif bergerak, berinisiatif dan berkomitmen untuk maju melalui program-program yang telah direncanakan. Tahun ini, sekitar 1000 desa telah menempuh pelatihan pemberdayaan dalam program New Desa BRILian 2023 yang terdiri dari 3 batch.

Di masing-masing batch, desa yang tergabung menempuh pelatihan selama kurang lebih 2 bulan dan mengikuti 11 kali kelas online dengan pembahasan topik seputar Leadership & Penguasaan Kompetensi, Kelembagaan Desa & BUMDes, Entrepreneurship, Inovasi Desa, Digitalisasi Desa, Teknik Komunikasi, dan materi tematik sesuai kebutuhan desa. Dengan berakhirnya batch 3 pada pertengahan Oktober kemarin, lengkap sudah daftar 40 desa terbaik pada masing-masing batch yang dipilih BRI.

Terkait dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa program rutin yang digelar setiap tahun tersebut merupakan bentuk komitmen BRI dalam menjalankan fungsi empowerment/pemberdayaan. Desa-desa yang tergabung dalam program Desa BRILian diharapkan menjadi sumber inspirasi kemajuan melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s).

“Semoga hal ini menginspirasi desa-desa lain untuk memajukan desanya. Karena yang menjadi concern BRI di dalam kegiatan ini, Desa BRILian bisa bergerak untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di desa. Di mana seluruh masyarakat desa bisa mengakses kebutuhan perbankan serta mendapatkan financial advisory melalui pojok mantri,” ucap Catur.

Sebanyak 40 peserta terbaik pada masing-masing batch mendapatkan penghargaan dari BRI. Dari total tersebut, 15 peserta di antaranya nantinya akan diberikan pendampingan langsung oleh Universitas Padjadjaran dan BRI untuk dapat dimanfaatkan oleh masing-masing desa dalam mengembangkan potensi, mencari solusi terbaik atas permasalahan-permasalahan dan tantangan yang ada.

Tak sampai di sana, 15 desa tersebut juga otomatis masuk menjadi nominasi Desa BRILian terbaik dalam Malam Nugraha Karya 2023 yang akan digelar di Jakarta pada penghujung tahun mendatang. Nantinya, akan terpilih 5 juara sebagai desa yang memiliki inovasi brilian dalam menggerakan perekonomian, penilaian tersebut akan melalui sederet proses seleksi yang ketat.

Malam Nugraha Karya Desa BRILian sendiri merupakan bentuk apresiasi BRI bagi desa-desa yang aktif bergerak memajukan desanya melalui program Desa BRILian. Desa-desa yang tergabung dalam program Desa BRILian diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya.

Untuk diketahui, dalam pemberdayaannya, Desa BRILian mengembangkan empat aspek yang terdapat dalam sebuah desa. Pertama, BUMDes sebagai motor ekonomi desa. Kedua, digitalisasi yang merupakan implementasi produk dan aktivitas digital di desa. Ketiga, sustainability yang mencerminkan desa tangguh serta secara berkesinambungan melakukan pembangunan.

Keempat, innovation yaitu kreatif dalam menciptakan inovasi. Adapun objek pemberdayaan dalam program ini adalah elemen-elemen kunci di desa yang meliputi perangkat desa, pengurus BUMDes, Badan Permusyawaratan Desa, UMKM di desa, perwakilan kelompok usaha (klaster), dan pegiat Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *